Etika dan Dampak Sosial AI pada KEAMANAN SIBER
Kata Kunci:
Etika dan Dampak Sosial AI pada KEAMANAN SIBERAbstrak
Puji dan syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, buku yang berjudul "Etika dan Dampak Sosial AI Pada KEAMANAN SIBER" ini dapat diselesaikan dan hadir di hadapan para pembaca sekalian.
Kita saat ini berada di episentrum revolusi teknologi. Kecerdasan Buatan (AI) telah bergeser dari sekadar alat bantu pasif menjadi entitas sistem agen otonom (Agentic AI). Pergeseran ini membawa dampak monumental dalam lanskap keamanan siber global. Di satu sisi, agen-agen AI menawarkan kapabilitas pertahanan yang luar biasa adaptif, mampu mendeteksi ancaman dalam hitungan milidetik hingga merespons otomatis serangan kompleks seperti ransomware. Namun, di balik kecemerlangan tersebut, muncul tantangan mendesak: bagaimana jika sistem otonom ini disalahgunakan? Bagaimana kita memastikan akuntabilitas, transparansi, dan nilai etika ketika mesin mulai mengambil keputusan kritis yang menyangkut keamanan infrastruktur luas?
Buku ini lahir dari urgensi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan fundamental tersebut. Kami menyusun karya ini tidak sekadar sebagai panduan teknis, melainkan sebagai wadah refleksi mendalam mengenai dampak sosial dan pijakan etika implementasi AI. Secara komprehensif, narasi di dalamnya dirajut untuk menjembatani teori dan praktik melalui alur yang mengalir dan sistematis.
Pada bagian awal, pembaca akan dibekali pemahaman komprehensif mengenai fondasi ekosistem Agentic AI. Kami mengupas tuntas transisi menuju arsitektur modern seperti Retrieval-Augmented Generation (RAG), pemanfaatan basis data vektor, hingga implementasi Model Context Protocol (MCP). Diskursus ini kemudian berevolusi menuju visi masa depan yang revolusioner mengenai "Internet Agen", di mana pembaca akan diajak memahami bagaimana agen-agen AI saling berinteraksi secara aman melalui identitas digital dan protokol komunikasi antar-agen (A2A serta ACP).
Referensi
no references






