MEDIA BUATAN (Artificial Media)
Keywords:
MEDIA BUATANAbstract
Kami panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan rahmat- Nya yang melimpah, sehingga buku “Media Buatan (Artificial Media)” ini akhirnya dapat terwujud dan rampung. Buku Media Buatan (Artificial Media) ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk memahami bagaimana kecerdasan buatan (AI) tidak hanya menjadi alat, melainkan mitra kreatif yang merombak batasan seni, pendidikan, jurnalisme, dan komunikasi di era digital Indonesia yang sedang bertransformasi pesat. Artificial Media mengacu pada konten media yang diciptakan atau dihasilkan secara sintetis oleh kecerdasan buatan (AI), seperti gambar, video, audio, teks, atau narasi interaktif yang dibuat oleh model generatif (misalnya deepfake, AI art, atau musik AI).
Perjalanan intelektual dimulai pada Bab 1: Menjelajahi Batasan Media Buatan, yang mengupas diskusi awal tentang esensi media buatan, teori dan kerangka inovatif baru, aplikasinya dalam pendidikan serta desain, praktik empiris terkini, hingga visi futuristik yang mengantisipasi disrupsi mendatang. Lalu, Bab 2: Kolaboratif AI dengan Manusia menyelami kreativitas komputasional sebagai subbidang utama, kerangka pemahaman ko-kreatif, pentingnya mengukur sistem kolaboratif, model CCSM dengan estetika emergennya, kolaborasi OCSM, serta sintesis kesimpulan tentang harmoni manusia-mesin.
Bab 3: Membingkai Ulang Kepengarang(an) di Era Agen AI Ini secara provokatif mendefinisikan ulang agensi kreatif dan konsep agen AI, mempertanyakan hak cipta serta identitas pencipta di tengah ledakan teknologi generatif yang menantang norma authorship tradisional. Bab 4: Dekonstruksi Waktu dalam Media Sintetis menggugat peran AI dalam transformasi temporalitas historis, konstruksi budaya pengalaman waktu "palsu", fenomena deepfake beserta memori kloning AI, pencarian masa lalu yang hilang, temporalitas sintetis yang muncul, kasus Avatar Machado de Assis, hingga refleksi kebijakan GPAI terhadap disrupsi waktu.
Bab 5: Siberinetika Melampaui Kekacauan Musik AI melacak trajektori dari siberinetika klasik ke musik AI generatif, perspektif historis musik siber, perbandingan mendalam dengan musik AI/ML, kebangkitan siberinetika kontemporer, diakhiri kesimpulan visioner tentang harmoni kekacauan kreatif. Bab 6: Implementasi GenAI di Pedagogi Teknik memposisikan GenAI sebagai subjek pembelajaran revolusioner, menyajikan skenario didaktik krusial beserta pertanyaan kunci, evaluasi reflektif, serta rekomendasi transformasi pedagogi teknik masa kini. Bab 7: Narasi Interaktif AI di Pendidikan Menengah mengintegrasikan penggunaan AI generatif dalam kurikulum, pendekatan etnografi AI untuk riset pendidikan, desain narasi interaktif berbasis media buatan, hingga kesimpulan aplikatif yang siap diimplementasikan di sekolah menengah Indonesia. Bab 8: Metodologi Kolaboratif dalam Kreasi Media AI membedah proses kreatif manusia kontras dengan media buatan, identifikasi elemen inti AI, dualisme AI sebagai mitra sejati versus sekadar alat, serta kerangka metodologis komprehensif
References
no references






