THERMO EKONOMI dan PENGARUH GEOPOLITIK : Perang dagang AS-China, Krisis Energi akibat Blokade Selat Hormuz dan Sanksi Gas Rusia
Kata Kunci:
THERMO EKONOMI dan PENGARUH GEOPOLITIK : Perang dagang AS-China, Krisis Energi akibat Blokade Selat Hormuz dan Sanksi Gas RusiaAbstrak
Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselesaikannya buku ini, “Thermo Ekonomi dan Pengaruh Geopolitik”. Buku ini lahir dari keinginan untuk memahami secara mendalam hubungan antara energi, nilai tukar, informasi, dan dinamika ekonomi sistemik yang membentuk tatanan global saat ini. Dalam buku ini, pembaca akan dibimbing melalui rangkaian analisis konseptual dan empiris, mulai dari fondasi teori nilai hingga aplikasi sistemik dalam konteks ekonomi global, termasuk pembangunan Tiongkok, hegemonisasi Amerika Serikat, hingga krisis energi di Selat Hormuz.
Seiring waktu, manusia selalu menghadapi dilema yang kompleks terkait energi, nilai, informasi, dan keputusan ekonomi. Buku ini, “Thermo Ekonomi dan Pengaruh Geopolitik”, lahir dari kebutuhan untuk memahami bagaimana sistem energi dan ekonomi global saling terhubung, membentuk dinamika yang sering kali tampak misterius dan penuh kontradiksi. Judul buku ini sengaja dipilih untuk menggambarkan tantangan besar ‘monster’ yang dihadapi manusia modern: krisis energi, ketidakstabilan finansial, transformasi teknologi, dan tekanan geopolitik.
Bab pertama, Menuju Teori Nilai Tukar Sistemik, membawa pembaca ke fondasi teori yang menjadi kerangka utama buku ini. Dari pengenalan Energetika Nilai Guna & Nilai Tukar, hingga Teori Nilai Klasik-Sraffian Energetik, pembaca diajak memahami bagaimana energi berperan sebagai dasar nilai dalam sistem ekonomi. Sub-bab Arsitektur Nilai dan Arsitektur Sistemik Nilai menyoroti struktur kompleks yang membentuk interaksi ekonomi, sedangkan Reproduksi Dinamis dan Akumulasi Sistemik menekankan pentingnya pertumbuhan yang berkelanjutan dan stabil. Bab ini ditutup dengan Teorema Nilai Tukar Sistemik, sebuah pijakan teoritis untuk membaca seluruh fenomena ekonomi energi dalam buku ini.
Bab kedua, Energi, Uang, dan Informasi, memperdalam pemahaman tentang bagaimana energi, dalam bentuk surplus dan potensi, diubah menjadi klaim finansial melalui uang dan informasi. Dari konsep Energi Sebagai Nilai dalam Gerakan, hingga analisis Energi Surplus, Entropi, dan Makna Kelimpahan, pembaca akan melihat keterkaitan mendasar antara fisika dan ekonomi. Sub-bab tentang teori Shannon dan dinamika upah-laba menunjukkan bagaimana informasi menjadi penghubung antara energi fisik dan nilai finansial, serta bagaimana alokasi moneter dan maladaptasi memengaruhi sistem secara keseluruhan.
Referensi
no references






