Desain yang Bijaksana, berbasis Sensorik Universal Cerdas

Penulis

  • Mars Caroline Wibowo Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Kata Kunci:

Desain yang Bijaksana, berbasis Sensorik Universal Cerdas

Abstrak

Puji  dan  syukur  penulis  panjatkan  ke  hadirat  Tuhan  Yang  Maha  Esa  atas  limpahan rahmat, hidayah, dan karunia-Nya sehingga buku  Desain Yang  Bijaksana, Berbasis Sensorik Universal  Cerdas  dapat  diselesaikan.  Buku  ini  mengkaji  paradigma  desain  yang mengakomodasi  kepekaan  sensorik  manusia  melalui  pendekatan  universal  design  dan teknologi cerdas, menciptakan lingkungan inklusif yang fungsional bagi semua kalangan tanpa memandang  kemampuan  fisik,  usia,  atau  kondisi  neurodiversitas.  Buku  ini  menjawab kebutuhan mendesak akan ruang arsitektur, interior, dan workplace yang tidak hanya estetis tetapi  juga  mendukung  kesejahteraan  holistik  melalui  pemahaman  mendalam  tentang pemrosesan sensorik manusia. 

Dalam  era  digital  yang  semakin  terhubung,  desain  tidak  lagi  sekadar  estetika  atau fungsi semata, melainkan panggilan moral untuk menciptakan lingkungan yang peka terhadap kebutuhan  sensorik  manusia.  Buku Desain  Yang  Bijaksana,  Berbasis  Sensorik  Universal Cerdas ini lahir dari keyakinan bahwa desain yang bijaksana harus berakar pada pemahaman mendalam  tentang  bagaimana  manusia  berinteraksi  dengan  dunia  melalui  indera  mereka. Dengan  mengintegrasikan  prinsip  desain  universal  dan  teknologi  sensorik  cerdas,  buku  ini menawarkan panduan praktis untuk menghapus hambatan, meningkatkan kesejahteraan, dan membangun ruang yang inklusif bagi semua—termasuk mereka dengan kebutuhan khusus. 

Struktur buku ini dirancang secara sistematis untuk membimbing pembaca dari fondasi teori hingga visi masa depan. Bab 1 memperkenalkan konsep desain kesejahteraan sensorik, menyoroti manusia sebagai makhluk sensorik yang peka serta model sosial disabilitas. Bab 2 menyelami pengalaman sensorik manusia, dari indra hingga pemrosesan kognitif. Bab 3 dan 4 membahas  desain  sensorik,  alur,  serta  fungsionalitas  demi  kesejahteraan,  sementara  Bab  5 fokus pada aplikasi di tempat kerja yang masuk akal, termasuk zonasi sensorik dan tata letak optimal.  Akhirnya, Bab 6 meramalkan masa depan desain bijaksana yang didukung sensorik universal cerdas, selaras dengan kemajuan AI dan IoT. 

Buku  ini  ditujukan  bagi  desainer,  arsitek,  insinyur,  manajer  fasilitas,  dan  pembuat kebijakan yang ingin menciptakan lingkungan kerja dan publik yang tidak hanya efisien, tetapi juga  manusiawi.  Saya  yakin,  dengan  menerapkan  pendekatan  ini,  kita  dapat  mewujudkan dunia yang lebih adil dan berkelanjutan. 

Referensi

no references

Diterbitkan

2026-04-04

Cara Mengutip

Desain yang Bijaksana, berbasis Sensorik Universal Cerdas. (2026). Penerbit Yayasan Prima Agus Teknik, 12(1). https://penerbit.stekom.ac.id/index.php/yayasanpat/article/view/690